Cubadak, “surga” yang tersembunyi di Pesisir Selatan

 

 

Setelah menyusuri pantai carocok di kawasan teluk Langkisau kabupaten Pesisir Selatan yang elok, siang itu saya meneruskan perjalanan menuju kawasan Mande, tempat dimana pusat perniagaan ikan dilakukan di sana (TPI, Tempat Pelelangan Ikan). Dengan menggunakan boat yang hanya ditempuh dalam 15 menit saya melihat sekeliling kawasan teluk indah ini dijadikan lahan produktif untuk keramba ikan kerapu, yang kini sudah memasuki perdagangan ekspor ke beberapa manca negara. Harganya fantastis, per kilogram bisa menembus Rp. 450.000,-. Satu jam kemudian saya mengelilingi gugus pulau Cubadak, yang menempuh waktu hanya sekitar 10 menit saja. Dari kejauhan sudah terlihat bahwa pulau ini menyimpan aura tersendiri, dengan posisi yang nyaman untuk dikunjungi. Cubadak, demikianlah masyarakat menyebutnya. Konon nama ini diambil dari nama buah-buahan semacam cempedak, sejenis nangka. Subhanallah, kamimhanya bisa berdecak kagum, melihat kembali bocoran surgawi yang jatuh di negeri Nusantara. semoga kita bisa merawatnya dengan baik..

 

Share This

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *